ditulis oleh nr pada Kamis, 07 Desember 06kategori "MTA JOGJA" ,dengan komentar yang belum ditulis padanyasudah benarkah sikap kita?
tanpa kita sadari kita sering terjebak dalam pola pikir yang mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain. hal ini sering terjadi disaat kita menghadapi suatu maslah. apa yang terkadang kita anggap benar ternyata fatal bagi orang lain.
manusia adalah makhluq yng unik, masing-masing mempunyai karakteristik, dan tidak bisa kita samakan antara satu dengan yang lain. masing-masing mempunyai aset dan limitas. namun jangan sampai kita menggunakan alasan tersebut untuk berbuat suatu kesalahan, atau melalaikan akan kewajiban kita.
hidup adalah membuat keputusan, dan setiap keputusan yang kita ambil tidak bisa kita tentukan dari satu arah saja, karena banyak faktor yang mempengaruhi, bahkan sangat kompleks. salah satu contoh jika kita memaksa saudara kita untuk bersikap sesuai dengan apa yang kita inginkan, meskipun apa yang kita lakukan terhadapnya merupakan suatu kebaikan untuknya, tapi kita kurang mempertimbangkan atau berpikir apakah ia sudah siap akan waktunya untuk berpikir sebagaimana pola pikir kita? apakah pengetahuan atau pemahaman mereka sudah sampai?
apakah akar permasalahan yang sebenarnya sehingga ia melakukan hal yang demkian? terkadang kita tidak berpikit sampai sejauh itu, hanya sebatas melihat apa yang kita ras benar kita lakukan tanpa memahami bagaimana kondisi yang sebenarnya.
memang kita tidak bisa memaksa orang lain untuk bersikap sesuai dengan keinginan kita, tapi kita bisa memaksa diri kita untuk mensikapi dengan sikap terbaik kita (Aagym, mq). para pembaca mungkin telah belajar PPKn dari sejak SD s/d kuliah, yang mana didalamnya mengajarkan tentang hak asasi manusia. dalam pelajaran tersebut menyebutkan bahwa semua orng mempunyai hak untuk menentukan nasib dirinya sendiri. jadi kita nggak punya sedikitpun kewenangan untuk mengatur orang lain. tapi kita juga punya kewajiban antar sesama muslim umtuk saling tawassau, jika sudah kita ingatkan namun hasilnya sama saja, terserah Alah yang mengatur.
tanpa disadari, tidak jarang kita menempatkan posisi kita sedikit lebih tinggi dari orang lain, sehingga menimbulkan sikap riya' dalam hati. itulah yang membuat seseorang buta permasalahan yang sesungguhnya. jadi prinsipnya, saat kita berhadapan dengan seseorang yang sikapnya tidak sesuai dengan harapan kita, kita cari akar permasalahannya, tidak boleh mengklaim bahwa yang dilakukannya itu salah. begitulah pemahaman yang ia butuhkan, andai ia mau mengungkapkan perasaannya.
Sebuah Mimpi Masa Depan...
Sukses...Pengajian Bantul
Narasi Seorang Pemimpin
ISIAN GELOMBANG I (Tafsir Al-Baqarah ayat 67 - 71
PALAMTA TOUR DE NGANJUK
kok excelent...?
Surat Cinta Buat Ayahanda dan Ibunda
Occupational therapy
Liku Liku Kehidupan
Bekasi Ceria, Korea Gembira
Mengapa Aku Memilih Dia
RAMADHAN... SEBENTAR LAGI
Suatu Ketika, Ada yang Tak Sempurna
pengajian bantul
Untuk Semua Ibu dan Calon Ibu......
CERPEN : 21:12
Sudah Saatnya Orang Tua tidak Berpikir Dinosaurus
kunjungan ke sma
Asrama Mahasiswa
Wanita Modern Ala Jahili
belum ada komentar untuk tulisan terkait, jadilah yang pertama
Menuju ke Form