Ahad, 20 Mei 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh Fajar pada Senin, 11 Pebruari 08kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 3 komentar

Seberapa Waktu Kita Untuk Orang Tua

Aku ingin menuliskan apa yang terjadi dalam diri saya. Saya merenungi, bahwa sedikitpun saya tidak akan pernah bisa membalah kebaikan orang tua kita. Keduanya selalu memberikan curahan perhatian dan kasih sayang sejak kita belum dilahirkan, hingga waktu yang belum ditentukan

Sedikit menjabarkan, ketika ibu mengandung, dia terpaksa harus bertambah berat badannya. ayah juga tidak kalah, dia mencarikan apa saja yang akan kita butuhkan ketika lahir.

Ketika kita bisa berbicara, orang tua kita mendidik kita untuk selalu mengucapkan hal-hal yang baik-baik, tidak sesuatu yang kotor

Setelah kita bisa berjalan, mereka melindungi kita agar tidak main ke jalan, karena hal itu membahayakan diri kita.

Tiba saat sekolah, kita disekolahkan di TK atau langsung SD. sejak saat itulah kita mulai sering berpisah dengan orang tua kita. mulanya kita enggan namun, lama kelamaan kita akan enggan untuk kembali kepelukan orang tua.

Akankah jalan kita yang senantiasa menjauhi orang tua kita kita teruskan? sebaiknya tidak. Kita harus selalu dekat dengan orang tua kita. jangan sampai kita seperti orang yang tidak punya iman. mereka menyia-nyiakan orang tuanya yeng telah pikun. Mulai dari sekarang, kita biasakan untuk selalu dekat dengan orang tua kita.

APAKAH INDONESIA AKAN???!!??!!
sajak

Eksekusi Bang Puase
Teruntuk Mbak Riri dan Mas Jojo
We Will Be Flying High
Hanya Refreshing
Gak Semua Yang Lo Denger Itu Bener
Untuk Ayah
kasih sayang
MANdi..senDIRI
Segera Sayangi Orang di Sekitar Kita
Antara Playstation dan Kefanaan
perjalanan kejogja
Untuk Setiap Tetesan Darah yang Kita Rangkai di Sini (Sebagai Bentuk Keprihatin...
Persahabatan
Mengapa...?
Apakah Kita Akan Menjadi Bangsa Yang Dimusnahkan
Tips Membuat Orang Tua Tersakiti ( yet another tips )
Ilmu untuk investasi
Minggu Depan
Kaifa khaluk? *
SUPERDAD

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 3 komentar untuk tulisan ini

1 | Kamis, 14 Pebruari 08
azwajameela

njih mas fajar... namun ada kalanya orang tua dalam mendidik kita disesuaikan dengan jaman beliau, sedang kita akan hidup di jaman selanjutnya. hal ini sering menjadi kontroversi bagi saya, lalu bagaiamana solusi terbaik?


2 | Senin, 9 Maret 09
ita

emmm....

bener juga...setelah kita selesai sekolah nanti kita akan dihadapkan pada keluarga baru kita....lalu kapan waktu kita untuk orang tua????

jadi sedih nih....





3 | Rabu, 25 Maret 09
esael

kok gitu... emg gak da waktu buat ortu apa?? ya klo pas pulangkan bisa tooo.. juga ngak harus ketemu langsung.. sering2 aja ksh kbr gembira..


Menuju ke Form