Ahad, 1 Agustus 10
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh john ws pada Ahad, 31 Januari 10kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 3 komentar

Eywa *

Inilah pohon keimanan
pohon yang mehujamkan akar akar tauhid dalam tanah
batang dan ranting ranting menjulang
daun daun selalu mendesahkan dzikir
nafas nafas Tuhan bertiup sepajang taman

inilah pohon keimanan
tempat burung burung membangun rumah
serangga menenun madu
menaungi musyafir istirah perjalanan panjang menuju entah

pohon yang tenteram
pohon yang indah
pohon yang tabah
pohon yang ramah tak pernah lelah berbuah.

apa gerangan do’a yang dipanjatkan pohon itu
hingga Tuhan senantiansa membiarkanya berbuah sepanjang musim, rimbun dan tak pernah tua.

Inilah pohon keimanan
di taman itu ibrahim telah menanamnya.
atas ijin Tuhan
entah ketawakalan macam apa hingga Ismail begitu pasrah
setelah turun firman penyembelihan

atau Abu Bakar khawari nabi
yang tiba tiba berseru kalimah thayibah
setelah Muhammad terbang dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsha

inikah pohon keimanan itu?

Inilah pohon keimanan
setelah topan beliung memporak porandakan taman
batang batang kekar bergetar
ranting ranting berserak
dan dedaunan rontok tetapi kemudian tumbuh bersemi ranum tunas baru.

Entah keyakinan dan kepasrahan seperti apa
hingga Tuhan yang selalu sibuk menyempatkan diriNya
menjenguk pohon itu
jangan jangan….ach

sampai aku tahu bahwa pohon itulah meminta Tuhan singgah
pohon itulah yang selalu mengingat Tuhan. Selalu.

inikah pohon keimanan itu?

Setelah guruh memberikan kabar kecemasan menjadi sebab
ayat ayat mengatar aku sampai pada taman ini
menyusup. empat belas langkah dan dua puluh empat jengkal tinggal aku genapkan tiga jengkal lagi, aku singgahi pohon itu.

Aku sampai
inikah pohon keimanan itu?
diam diam aku sadap setiap do’a
juga tasbih tasbih dan syukur

dan dalam dahagaku
aku rampas buah buahnya memanjati dahan
dan menghirup udara, kereguk semua
ach..betapa tiada yang lebih nikmat selain sholat
tiada yang lebih indah selain ibadah

inikah pohon keimanan itu?
dipucuk pohon aku hinggap dan kusaksikan
taman taman yang lain
segera aku turun
siapa tahu aku bisa menyadap pohon ditaman yang lain itu hingga cukuplah
semua nikmat

jauh beberapa depa kutinggalkan taman itu
kuhampiri satu pohon
memanjatinya
tiba tiba
pohon itu roboh, tumbang, ambruk
akarnya terjerabut. sementara tak kudengar desir angin sedikitpun
kakiku patah, rusuk rusuk remuk

pohon pohon plastik
dahan dan ranting plastik
daun daun plastik
buah buah plastik
yang tumbuh dari riyak
ibadah ibadah plastik
keimanan plastik

dan kusaksikan jaring jaring dibentang menjulang
untuk menjerat kasih sayang Tuhan

Tuhan
tolong berikan padaku satu butir benih saja
untuk kutanam di taman yang merana di dadaku ini

hingga keimanan dan tawakal ini tumbuh
atas ijin dan ridhoMu.
dan pohon keimanan, maafkan aku telah menyadap do’a do’amu

Jogja, 30 januari 2010

*Eywa: pohon jiwa na'vi/avatar

kopas dari http://johnwagesaleh.blogspot.com/

SUPERDAD
Kaifa khaluk? *

manifesto
Come and Go
Pernik
tanyaku
penting untuk disimak
Kaifa khaluk? *
Keep Positive Thinking
siapa berani melawan amerika
Ber- Istirahatlah....
SUPERDAD
Mampukah kita mencintai tanpa syarat?
Sebuah Do'a
We Will Be Flying High
Segera Sayangi Orang di Sekitar Kita
Belajar Dari Kesalahan
Untuk Ayah
Gak Semua Yang Lo Denger Itu Bener
Nyambung, ahh...!
Sebuah kisah nyata
Ada Apa Dengan Cinta

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 3 komentar untuk tulisan ini

2 | Selasa, 16 Pebruari 10
adi wirawan

wah judule diganti...what about toruc macto mr John?


3 | Ahad, 21 Pebruari 10
john ws

toruk makto...sudah tidak dibutuhkan(j. sully)


Menuju ke Form