Kadang ketika kita melakukan suatu proses merger yang seringnya kita lakukan dengan menggunakan software partition magic, sikap kehati-hatian memang perlu kita lakukan sebab karena sudah sering menggunakannya maka jarang dari kita memperhatikan peringatan-peringatannya.
Sekedar mengingatkan saja partition magic adalah sebuah software yang digunakan untuk melakukan partisi terhadap hardsik kita, ini bermakasud ketika kita punya sebuah hardisk dengan kapasitas misalkan 40G maka kita mungkin berkehendak untuk memisahkan antara drive system dengan drive data. Ini bertujuan juga agar ketika kita hendak melakukan instal ulang terhadap system operasi kita, maka data-data akan tetap aman sebab data berada di drive yang berbeda dengan drive system.
Kembali ke permasalahan awal, bahwa ketika kita melakukan merger tadi ketika proses sukses namun ketika kita hendak mengakses drive yang kita masukkan ke sebuah folder tadi muncul pesan dengan tulisan access denied!!!. Sebagai gambaran singkat, beberapa waktu lalu, maklum masih gaptek dalam urusan komputer, saya ingin melakukan merger antara drive E dengan drive F saya. Maka software bajakan saya dengan nama Partiton Magic pun saya keluarkan, dan proses pun berjalan biasa. Hingga saat booting dan muncul tampilan windows, tapi ada yang lain dengan tampilan ini karena ada pesan dari si Partition Magic bahwa kelihatannya ada error yang terjadi, karena saking sok tahu dan gapteknya maka tombol ok pun saya pejet tanpa memperhatikan pesan yang muncul. Dan walhasil folder yang berisi data-data dari drive F tidak bisa terakses.
Padahal dalam drive F tadi ada data-data penting si pemilik sendiri dengan data-data beberapa teman di asrama saya. Beberapa langkah sudah dilakukan mulai dari menggunakan HIREN untuk mengembalikan partisi yang hilang sampai format ulang dua kali pun sudah dilakukan :P, tapi masih nihil hasilnya. Hingga ingat pesen temen kalo sekarang itu leraning gak cuma By Doing aja sekarang itu sudah jamannya learning By Googling. Dan beberapa software seperti UNLOCKER pun didapat namun hasil tetep aja nihil, :(
Terus coba-coba pake DOS buat akses tuh folder masih belum bisa juga, but the show must go on kata temen saya (intinya jangan menyerah), tak coba ketik help di DOS hingga menemukan sebuah perintah yang namanya CACLS
CACLS Displays or modifies access control lists (ACLs) of files.
keliahatannya sudah menemukan beberapa titik terang
ketik lagi di DOS dengan tulisan help CACLS
muncul :
E:\>help CACLS
Displays or modifies access control lists (ACLs) of files
CACLS filename [/T] [/E] [/C] [/G user:perm] [/R user [...]]
[/P user:perm [...]] [/D user [...]]
filename Displays ACLs.
/T Changes ACLs of specified files in
the current directory and all subdirectories.
/E Edit ACL instead of replacing it.
/C Continue on access denied errors.
/G user:perm Grant specified user access rights.
Perm can be: R Read
W Write
C Change (write)
F Full control
/R user Revoke specified user's access rights (only valid with /E).
/P user:perm Replace specified user's access rights.
Perm can be: N None
R Read
W Write
C Change (write)
F Full control
/D user Deny specified user access.
Wildcards can be used to specify more that one file in a command.
You can specify more than one user in a command.
Abbreviations:
CI - Container Inherit.
The ACE will be inherited by directories.
OI - Object Inherit.
The ACE will be inherited by files.
IO - Inherit Only.
The ACE does not apply to the current file/directory.
Dan inilah inti dari semuanya untuk membuka akses folder
ketik di DOS dengan tulisan
E:\>cacls data /P administrator:F
Are you sure (Y/N)?
ketik Y dan proses untuk mengakses folder, dan folder sudah bisa diakses