ditulis oleh nr pada Kamis, 22 Pebruari 07kategori "Kesehatan" ,dengan 2 komentarKupas Tuntas Onani
Kupas Tuntas Onani
Perasaan cinta dan kasih sayang pada setiap manusia adalah fitrah. Seorang laki-laki suka dengan wanita adalah normal dan begitupula sebaliknya. Namun jika fitrah itu diberlanjutkan tanpa mempertimbangkan waktu dan lingkungan disekitarnya, akan membawa kesengsaraan dalam diri. Seorang remaja atau awal dewasa normalnya mempunyai gejolak rasa cinta dengan lawan jenisnya, sehingga menimbulkan hasrat seksual dalam diri terhadap orang yang disukai. Apabila tidak kuat iman, nafsu yang rendah itu bisa membawa diri untuk melakukan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama, salah satunya adalah onani atau masturbasi. Onani dan masturbasi bukan merupakan suatu hal yang tabu untuk kita bahas, bahkan perlu diketahui oleh para manusia dimasa-masa perkembangannya, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Seorang laki-laki dikatakan baligh, salah satunya apabila ia sudah bermimpi basah atau dapat dikatakan ia sudah mampu memproduksi sperma, berarti alat reproduksinya sudah mulai berfungsi. Saat seseorang melakukan onani, sudah secara otomatis ia mengeluarkan cairan sperma (semen). Perlu diketahui bahwa pembuatan sperma dilakukan oleh tubuh selama berhari-hari dan melalui proses yang begitu rumit, sebagaimana pada fase menstruasi. Namun, kenapa terkadang hanya disia-siakan untuk hal-hal yang membawa madharat?
Jika kita lihat sekilas tentang perjalanan sperma dari awal hingga akhir, terlalu rumit untuk dibayangkan. Mulai dari spermatogenesis (proses pembuatan sperma), melalui saluran epididimis (tempat penggemblengan sperma), dimana system saluran tersebut dikelilingi oleh jaringan ikat yang didalamnya sangat rumit karena berkelok-kelok. Dari epididimis, berjalan sampai ke bagian belakang (cauda epididimis) kemudian melanjutkan perjalanan ke ductus deferent yang panjangnya kira-kira 50 - 60 cm, masuk ke ductus ejaculatorius yang menembus prostate. Prostate berfungsi sebagai pemberi makan sperma dan membekali sprema untuk bisa hidup saat didalam vagina. Dari situ dapat kita lihat bahwa sperma adalah pengembara.
Perlu diketahui setiap kali seoarang laki-laki melakukan ejaculasi (mengeluarkan cairan sperma) kelenjar prostate bekerja. Analoginya, jika pengeluran sperma sering dilakukan dan dimulai sejak dini (usia remaja) maka secara otomatis akan memforsir kerja kelenjar prostate, karena sering digunakan. Hingga jika ia sudah menjalani masa tua, mulailah kelenjar prostate yang terus menerus digunakan akan mengalami hipertropi prostate (pembengkakan kelenjar prostate) hingga menyebabkan penyempitan urethra (jalan keluar kencing dan sperma). Akhirnya ia mengalami masalah saat kencing atau bisa mengalami kanker prostate.
Selain dampak tersebut masih ada juga dampak yang lain. Semen atau cairan sperma mempunyai PH 8,3 yang mana berfungsi melindungi sperma dari keasaman vagina yang memiliki PH 4, (ya..meskipun belum diukur dengan kertas lakmus, tapi intinya asam gitulah). Setiap ejaculasi, cairan yang dikeluarkan kira-kira 3,5 ml, setiap mili liter mani mengandung 60 ? 120 juta spermatozoa, kalau 3,5 ml tinggal kalikan sendiri, wow! Melebihi penduduk Indonesia. Masing-masing sperma tersebut memiliki petensi untuk menjadi bakal manusia. So, kalau setiap hari melakukan beberapa kali onani, berapa mili liter air mani yang dikeluarkan? Artinya berapa ratus juta calon bayi yang dibunuh? Atau mati sia-sia? Sama saja melakukan pembunuhan besar-besaran dalam waktu kurang dari satu hari (singkat). Ck..ck..ck..bisa digolongkan menjadi penjahat kelas apa?
Efek lain, seseorang yang sering melakukan onani akan menyebabkan ejakulasi dini. Maksudnya, begitu dirangsang, maka akan direspon dengan cepat. Hal ini akan mengakibatkan ketidakpuasan terhadap pasangan.
Jika dipandang dari segi agama, hal yang demikian jelas sangat tidak dianjurkan, karena menurutkan hawa nafsu yang rendah. Walaupun nggak ada dalil yang pasti, tapi jika untuk mengetahui dosa atau tidaknya perbuatan itu yang tahu pasti adalah diri pribadi masing-masing, dengan bertanya pada hati kecil. Jika dosa, pasti hati kecil merasa tidak nyaman atau menolak.
Sama juga dengan masturbasi. Masturbasi bisa menyebabkan kanker rahim.
Solusi terbaik menurut saya, jika muncul hasrat untuk melakukan perbuatan demikian adalah disalurkan dengan jalan yang benar yakni dengan mencari berbagai kesibukan agar tidak menimbulkan kekecewaan dalam hati. Dari uraian diatas, yang dapat diambil pelajaran adalah betapa Maha Besar dan Kuasanya Allah yang bisa kita lihat dalam tubuh kita sendiri, mengatur sedemikian rupa hingga diri kita sendiripun tidak tahu apa yang terjadi dalam tubuh kita, semuanya serba proporsional dan teratur.
Semoga uraian diatas bisa menambah pengetahuan bagi kita semua.
Osasin (Obrolan sana sini)
Hindari, Menu Makan Tak Sehat Bagi Para Ustadz
Makan Bersama Keluarga Membuat Remaja Lebih Baik
Bukan April Mop
Gigi bayi dan perawatannya
ada apa dengan MEROKOK
Maag saat Puasa
Stress
Apakah kita pasrah dengan ketidak berdayaan ?
Pak Dokter Saya Sakit Apa??
Tinjauan Syar?i dan Ilmiah
Sekilas Tentang Manfaat telur
Ikan: Makanan sehat untuk Otak
OPO.....
Pemaksimalan Fungsi Otak
terdapat 2 komentar untuk tulisan ini
Menuju ke Form