Ahad, 20 Mei 12
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh dokter.gustom pada Selasa, 31 Maret 09kategori "BISNIS" ,dengan 6 komentar

Ibu rumah tangga ….mengapa tidak

Beberapa waktu yg lalu aku memperhatikan ada seorang ibu dengan tergopoh gopoh menggendong anaknya ke ruang pemeriksaan, dibelakangnya diikuti seorang wanita dengan pakaian modis, dalam batinku pun aku sdh tahu yang menggendong tadi baby sister sedangkan wanita dibelakangnya mungkin ibu si anak. Sang anak mungkin 5 th-an, masih menangis meraung-raung, saya tak mencoba mencari tahu penyebabnya karena bukan bidang saya, saya cuma mengamatinya dari ruang sebelah sj, tdk berapa lama sang dokter tadi memutuskan untuk memberikan suntikan, saat di suntik anak tersebut berteriak; baaajingaaan.walah saya terkejut…dalam hati saya, anak seumuran itu bisa mengatakan kata2 spt itu, aku pandangi ibunya, wanita 30 th-an, dengan pakaian kayak ABG, membuatku mengernyitkan dahi, lawong ibunya kayak begitu…he2 kalo itu bener ibunya.

Saya seringkali mendapati anak yang mengalami luka dengan tergopoh2 digendong baby sisternya , sedangkan ibunya berjalan2 santai di belakangnya…kadang terpikir kalo boleh saya jitak dulu ibunya

Di masa semakin modern seperti ini, wanita berlomba2 mengembangkan kariernya, tidak peduli anak yg dirumah, yg penting di kasih makan dah beres, bahkan anak sejawat saya dr bius, karena sibuknya kedua orang tuanya, anaknya yg masih SD pun sudah di bekali hand phone dan kartu kredit, pulang sekolah mau makan tinggal mampir ke KFC, trus tinggal gesek kartu kredit,…alamaaak dunia…dunia

Dewasa ini profesi ibu rumah tangga sering di anggap ketinggalan jaman, kuper, kadang malah malu mengatakannya, lebih bangga bilang saya manager di perusahaan ini, daripada; oalah jeng2 saya mah di rumah saja.

Coba kita bayangkan sejenak, anak yg hebat biasanya di asuh oleh ibu yg total mengasuh anaknya di rumah, anak yg tidak jelas juntrungnya tinggal kita lihat saja apa profesi ibunya.untuk apa kuliah setinggi langit dan karier setinggi sundul langit tapi tidak digunakan untuk mendidik anak-anaknya, anak-anaknya malah diserahkan pada pengasuh yg tidak jelas juntrung pendidikan dan akhlaknya.

Terus terang saya mengagumi ibu saya, yg mendedikasikan hidupnya untuk anak2-nya, ibu saya juga sibuk, beliau ngurusi konveksi dan pengajian, tapi beliau selalu ada di rumah ketika anak2nya di rumah, beliau mudah kutemukan bila saya ada masalah, beliau yg membina watak saya, yg mengukir kepribadian saya, yg mematangkan saya.

Nabipun pernah bersabda bahwa wanita itu madrosatil lil aulad, sekolah bagi anak2nya, jika sang anak tidak mendapati ibunya di rumah kemana lagi dia akan mendapatkan ilmu kehidupannya? Dari pergaulan?....jadi mengapa malu mengatakan…….saya ibu rumah tangga…

Suatu saat ibu saya pernah bertanya; le kowe arep nggolek sing typene koyo opo, dengan lugas ku jawab ,…ya kayak ibulah,…yg selalu ada ketika anak-anaknya membutuhkan…bagaimana komentar saudara2.
OPO.....
Pernahkah Kita Bertanya ?

Kewirausahaan
Baca : Sesatnya MLM
MENANTANG..

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya »

terdapat 6 komentar untuk tulisan ini

1 | Selasa, 31 Maret 09
esael



udah ketemu belom mas gustom?


2 | Senin, 6 April 09
fajar

iya bener. pesen buat para ibu rumah tangga, kalo bicara tentang profesinya jangan pernah pake kata kata "cuma"


3 | Selasa, 28 April 09
doel_malik



wah bgus tuh....aq setuju dgn apa yang di utarakan di atas!!!!

ya emank gtu shrusNa... seorang ibu hrus slalu ada tuk anakNya!!!supaya si anak bisa terKontrol dgn baik...

sepakat...!!!!!


4 | Jumat, 29 Mei 09
mawar biru

sebaik baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah...tetapi untuk menjadi sholihah tidak terlepas daridesain lelaki yang sholih di sekitarnya


5 | Jumat, 12 Juni 09
sya......

SETUJUUUUUUUUUUUUU Banget, syukron buat yang antum yang dah memaparkan paparan ini. Na jadi sadar slama ini na terlampau jauh me4ninggalkan ibu, kenapa?? karena ibuku tipe ibu yang meninggalkan ank anaknya, jadi boleh di bilang na kuper dari ibu. So, na pun g boleh mjd kaya' ibuku, trus gmana, na kan belajar untuk menjad ibu........walau mngkn sbutan ibu buat na tu masih jauh, saujarib wa saata'allam minal man.syukrn


6 | Ahad, 5 Juli 09
nana

setuju mas.....ibu yang baik adalah ibu yang ada disaat anaknya membutuhkannya,ibu yang selalu mendengar keluh kesah anaknya,ibu yang selalu ikhlas mengorbankan separuh hidupnya untuk anaknya.....karena generasi penerus akan menjadi baik apabila di didik oleh ibu yang baik pula.....setuju gak mas ?


Menuju ke Form