ditulis oleh adi-wirawan pada Rabu, 26 Juli 06kategori "PERKULIAHAN" ,dengan 2 komentarHaruskah Sekolah di Jurusan Komputer
Haruskah sekolah or kuliah di Jurusan Komputer, Sebuah pertanyaan yang tentunya mengundang banyak tanya oleh sebagian orang.
Mengapa begitu?
Jelas secara fakta banyak orang yang walaupun tidak sekolah di jurusan ilmu komputer namun punya kemampuan yang bisa disejajarkan dengan orang yang ahli dalam bidang komputer itu sendiri.
Hal itu pulalah yang mengakibatkan sebagian orang yang pesimis ketika melihat ada orang yang kuliah di jurusan Ilmu Komputer, dengan melihat fakta yang ada.
Namun layaknya perbandingan, jelas mereka membandingkan semuanya dengan orang yang tidak mengambil jurusan Ilmu Komputer namun punya kemampuan yang hampir sama atau malah bisa disejajarkan dengan ahli komputer.
tentu sebuah pertanyaan yang muncul, apakah benar adanya bahwa tidak diperlukan lagi jurusan ilmu komputer, toh bahan-bahan ilmu dan praktek tersedia dengan begitu bebas di pasaran, atau kalau kita tahu betapa banyaknya ilmu yang disediakan secara free di internet.
Ambilah contoh misalnya, tentang pembuatan program, banyak orang yang tidak kuliah di jurusan ini bisa membuat program untuk membuat antivirus yang semestinya di kerjakan oleh ahli komputer. Contoh yang jelas, anda lihat Shampo Brontok, dan beberapa antivirus yang lain, ternyata dibuat oleh mereka yang notabenenya bukan orang komputer.
Secara kasar memang seperti itu. Namun ya begitulah kebanyakan orang, suka mengglobalkan sesuatu. Kalau ada orang komputer yang bisa membuat program or aplikasi yang baik, mereka akan berkilah memang itu tugas dan keahlian yang sepatutnya dimiliki. Namun 'tatkala' [hi2 bahasanya kayak bahasa temen sma ku...] ada yang bukan jurusan komputer mampu melakukan hal serupa, maka akan terblow up dengan begitu hebohnya dan dengan sendirinya akan mendiskreditkan para manusia yang berkecimpung di dunia perkuliahan komputer.
secara hierarki, memang untuk sebuah program yang berskala kecil, banyak orang yang mampu melakukannya dan mempelajarinya. Namun tentu sistem dan juga ilmu tentang pembuatan program dengan melibatkan skala besar perlu pembelajaran dan juga penelaahan yang lebih dalam lagi. Misalnya program akan baik jika di akses oleh satu orang atau untuk data yang relatif kecil. Namun akan berbeda kerjanya jika di akses oleh orang dalam skala besar. Untuk itulah diperlukan pembelajaran lebih dalam.
Selain itu sistem dan juga lingkungan juga mempengaruhi tentang komputer itu sendiri, selain itu masyarakat dan juga rekan bergaul akan mempengaruhi etos dan cara berfikir kita tentang apa itu komputer dan bagaimana kerja nyatanya.
Namun juga tidak menutup kemungkinan kepada mereka yang mampu bekerja keras untuk menjadikan diri mereka sebagai ahli komputer tanpa sekolah di jurusan ilmu komputer.
who's know
Memilih Perguruan Tinggi
Merantaulah wahai saudaraku...!
WRITING RESOLUTION: PRACTICE MAKES PERFECT
Yang muda yang berzakat...
SUDAHKAH SETIMBANG ANTARA SUBSIDI NEGARA DENGAN
KUALITAS?
Musti Ngadep Wakil Dekan???
Suatu Ketika, Ada yang Tak Sempurna
Untuk Ayah
BELAJAR EFEKTIF
JOgj@ jawaBan doa ku
hari ini...
Belajar ala Jenius
terdapat 2 komentar untuk tulisan ini
1 | Selasa, 15 Agustus 06
Ubaidillah
Saya juga melihat dan mendengar sendiri hal itu...memang kadang gimana ya? ambil aja contoh tentang ilmu kontrol automatik....ilmu itu sangat terkait dengan bidang mekanika....sedang anak - anak kontrol di jurusan electrical sangat lemah dibidang mekanika..so...?Nah saat oini banyak teman kami pun yang mempelajari kontrol...bahkan tugas akhir mereka banyak menggunakan mikro kontroler maupun mikro prosesor....Jadi wajar saja klo ada yang bilang sekarang ini komputer bukan hanya milik anak komputer atau informatics atau electrical....komputer milik semua...
SEKARANG gini aja...beberapa saat yang lalu di China sudah ada yang bisa membangun source yang meniru windows....bisa ndak sarjana informatics muslim berkumpul untuk membangun source mandiri?...atau kalau perlu dibuat open source biar banyak sarjana lain yang turut mengembangkan....kya LINUX tu lho de...
2 | Kamis, 17 Agustus 06
adi-wirawan
wah bagus juga tuh buat penyemangat para komputer holic, linux wah mungkin memang sudah saatnya kita berganti ke linux kalee ya, sedangkan microsoft semakin berjaya dengan kapitalis nya, saatnya opensource memegang kendali
bahkan di bebarapa segi open source lebih aman systemnya lebih bagus fiturnya soalnya pengembangnya banyak sihhh, pokoke saatnya ke opensourece so ada semboyan MIGOS - Muslim Goes Open Source - sip nggak tuh
Menuju ke Form