Berhentilah Ketika Sedang “seru-serunya”
(Tulisan ini disadur dan dikembangkan dari buku Total Motivation
yang ditulis oleh maaf “saya lupa namanya”)
Begini saduran dan pengembangannya…..
Bagi njenengan-njenengan yang mempunyai aktivitas padat ataupun njenengan-njenengan yang dalam proses mengerjakan sesuatu yang memerlukan semangat yang tinggi, ataupun bagi njenengan-njenengan yang mood-mood-an tips ini mungkin dapat membantu njenengan-njenengan untuk mempertahankan smangat.
Seperti yag telah kita semua ketahui bahwa semangat itu sifatnya labil, kadang sangat bersemangat, kadang bersemangat, kadang tidak begitu bersemangat atau bahkan kadang tidak bersemangat babar blas. Hal ini tidak terlepas pada pertahanan semangat dalam tubuh dan hati kita. Padahal semangat itu sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Orang yang bersemangat maka sebagian besar kehidupannya akan sukses, apa lagi semangat dalam “berdakwah atau beramal baik” maka kesuksesan akan didapatkan baik kesuksesan dunia ataupun akhirat.
Nah, untuk itu perlu sekiranya kita bias dan mampu untuk mempertahankan semangat yang sudah singgah dalam diri kita. Kata penulis maaf “saya lupa namanya” “Berhentilah ketika sedang seru-serunya”. Maksudnya adalah berhentilah atau beristirahatlah ketika pekerjaan kita sampai pada puncak “seru-serunya” atau semangat-semangatnya. Karena dengan berhenti ketika puncak semangatnya, maka tubuh kita akan menyimpan samangat tersebut, otomatis kita akan merasa semangat tersebut tertahan dan kita ingin melampiaskannya kembali dengan memulai pekerjaan itu lagi. Dengan beristirahat saat seru maka setelah beristirahat kita akan memulai pekerjaan itu dengan semangat yang tinggi.
Sebaliknya jika kita beristirahat dalam kondisi semangat sudah habis, maka sulit bagi kita untuk menghidupkan semangat itu lagi. Dibutuhkan pemanasan yang membutuhkan waktu yang lama untuk menghidupkan semangat kita kembali.
Selamat mencoba……
“Total Motivation”