Rabu, 8 September 10
Hendak Login? · Daftar
HomePerihalBuku Tamu
ditulis oleh salma pada Sabtu, 30 Mei 09kategori "Penjebar Semangat" ,dengan 4 komentar

Ber- Istirahatlah....

Berhentilah Ketika Sedang “seru-serunya”

 

(Tulisan ini disadur dan dikembangkan dari buku Total Motivation

yang ditulis oleh maaf “saya lupa namanya”)

Begini saduran dan pengembangannya…..

Bagi njenengan-njenengan yang mempunyai aktivitas padat ataupun njenengan-njenengan yang dalam proses mengerjakan sesuatu yang memerlukan semangat yang tinggi, ataupun bagi njenengan-njenengan yang mood-mood-an tips ini mungkin dapat membantu njenengan-njenengan untuk mempertahankan smangat.

Seperti yag telah kita semua ketahui bahwa semangat itu sifatnya labil, kadang sangat bersemangat, kadang bersemangat, kadang tidak begitu bersemangat atau bahkan kadang tidak bersemangat babar blas.  Hal ini tidak terlepas pada pertahanan semangat dalam tubuh dan hati kita. Padahal semangat itu sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Orang yang bersemangat maka sebagian besar kehidupannya akan sukses, apa lagi semangat dalam “berdakwah atau beramal baik” maka kesuksesan akan didapatkan baik kesuksesan dunia ataupun akhirat.

Nah, untuk itu perlu sekiranya kita bias dan mampu untuk mempertahankan semangat yang sudah singgah dalam diri kita. Kata penulis maaf “saya lupa namanya” “Berhentilah ketika sedang seru-serunya”. Maksudnya adalah berhentilah atau beristirahatlah ketika pekerjaan kita sampai pada puncak “seru-serunya” atau semangat-semangatnya. Karena dengan berhenti ketika puncak semangatnya, maka tubuh kita akan menyimpan samangat tersebut, otomatis kita akan merasa semangat tersebut tertahan dan kita ingin melampiaskannya kembali dengan memulai pekerjaan itu lagi. Dengan beristirahat saat seru maka setelah beristirahat kita akan memulai pekerjaan itu dengan semangat yang tinggi.

Sebaliknya jika kita beristirahat dalam kondisi semangat sudah habis, maka sulit bagi kita untuk menghidupkan semangat itu lagi. Dibutuhkan pemanasan yang membutuhkan waktu yang lama untuk menghidupkan semangat kita kembali.

                      Selamat mencoba……

                                                                                                                                      “Total Motivation”

MENANTANG..
Narasi Seorang Pemimpin

Kesalahan yang diajarkan oleh Film Aksi
Persahabatan
Keep Positive Thinking
Seberapa Waktu Kita Untuk Orang Tua
Tangis Orang Tua
Eywa *
TERLALU NGOYO
Kisah Ayah dan Anaknya
Untuk Ayah
Bertujuan Lebih Besar
Sebuah Do'a
Untuk Setiap Tetesan Darah yang Kita Rangkai di Sini (Sebagai Bentuk Keprihatin...
Tak Sesuai Keinginan
Belajar Dari Kesalahan
Sedang Sibuk, Kataku
kasih sayang
siapa berani melawan amerika
Don't give up. Because you are loved"
Harus cantik dalam tanda kutip ya?
Namakan Saja Pitulasan

Nama
*)
Email
*)
Website

kode


Komentar
berikan emoticon :
selebihnya ยป

terdapat 4 komentar untuk tulisan ini

1 | Senin, 1 Juni 09
penyebar Semangat2

Sepertinya semangat itu yang memiliki kita, padahal semangat itu ada dalam jangkauan "rizki Allah", berbahagialah mereka yang dekat dengan Allah sehingga semangatnya tidak pernah padam,


2 | Senin, 1 Juni 09
mawar biru

kalau segala aktivitas kita hanya karena allah,backing kita allah..semangat model apa lagi yang di cari selain ridho allah dan keikhlasan hati


3 | Senin, 1 Juni 09
mawar biru

kalau segala aktivitas kita hanya karena allah,backing kita allah..semangat model apa lagi yang di cari selain ridho allah dan keikhlasan hati


4 | Sabtu, 6 Juni 09
salma

all : iya memang jiwa kita, raga kita dan tubuh kita tidaklah lain hanya milik Allah...
semua berjalan sesuai kehendak Allah...
Tapi manusia tetaplah manusia....
banyak teori yang mengungkap segala tetek bengek tentang manusia....
banyak kelemahan dan kekurangan nya...
dan itu nyata di dunia....
tak lepas dari teori tentang semangat manusia....


Menuju ke Form