Pernahkan njenengan bertemu seseorang dan dengan orang tersebut njenengan semacam menemukan inspirasi, menemukan semangat dalam hidup kembali.
Kalau njenengan pernah bertemu dengan orang semacam ini, tentulah harusnya rasa syukur harusnya senantiasa menyelimuti njenengan.
Bukankah memiliki sahabat yang saleh merupakan nikmat yang luar biasa besar?
Teman-teman njenengan suatu saat akan menjadi sebuah legenda besar dan juga pelangi pada hidup njenengan selanjutnya. Yang dengannya njenengan akan mulai menceritakan pada sekitar njenengan bahwasanya njenengan kenal dengan yang namanya ini, dan dia itu seperti ini. Bahwasanya njenengan kenal dengan orang yang namanya itu dan dia seperti itu.
Indah bukan? Sungguh indah.
Njenengan tentu tahu cerita tentang Obama dan sekolahnya masa-masa kecilnya dulu, yang mana ketika dia sudah terkenal dan mejadi seorang presiden sebuah negara adikuasa banyak orang mengelu-elukan dan berkilah bahwa dia dan obama pernah seperti ini.
Kalau njenengan pernah liat salah satu video klip daripada dewi lestari, konon salah satu bintangnya adalah sahabat teman saya. Teman saya sendiri yang mengaku soal itu.
Kalau njenengan pernah liat sinetron kalau gak salah berjudul azizah, teman saya yang lain mengaku bahwa dia itu merupakan adik kelas nya ketika di SMP apa SMA seperti itu.
Kalau njenengan pernah liat plang salah satu calon di pemilu, ada yang mengatakan bahwa si calon adalah ayahnya dari artis Cynthiya Lamusu.
Dan seterusnya dan seterusnya, njenengan tentu punya conto yang lebih bejibun daripada saia.
Seperti itulah nantinya, tapi ini lebih hebat karena teman kita adalah orang-orang yang saleh, yang selalu ada ketika kita berangsur tiada, yang selalu bangun ketika kita banyak tertidur, yang selalu ingat ketika kita beranjak lupa.
Mereka akan menjadi legenda bagi kita, mereka akan menjadi semangat dan pelangi bagi hidup kita. Dan dengannya juga kita kembali ingat betapa besar nikmat yang telah ALLAh berikan kepada kita, yakni sahabat-sahabat yang begitu hebat.
Apakah njenengan sudah menjadi legenda???
Ah sudah saatnya kita kembali bertanya pada diri kita, apakah kita sudah menjadi legenda bagi kita sendiri. Bukankah Anis Matta pernah berkata : "mereka (pahlawan) tidak akan pernah datang. Mereka bahkan sudah ada disini. Mereka lahir dan besar di negri ini. Mereka adalah Aku, Kau, dan Kita semua. Mereka bukan orang lain. Mereka hanya belum memulai. Mereka hanya perlu berjanji untuk merebut takdir kepahlawanan mereka".
Terima kasih buat njenengan semua yang telah menjadi sahabat dan pelangi hidup bagi saia sendiri dan sahabat njenengan yang lain :)