ditulis oleh hafidzah pada Jumat, 11 Januari 08kategori "MTA JOGJA" ,dengan 3 komentarAPAKAH INDONESIA AKAN???!!??!!
Kebanyakan umat Islam sekarang ini bangga menjadi orang Islam yang mempunyai hari-hari besar untuk diperingati, sehingga setiap ada moment-moment besar yang berkaitan dengan Islam mereka selalu mengadakan upacara, betul begitu????!
Pfff? memang aneh. Mereka merasa penting akan adanya peringatan hari besar atau sejenisnya, seperti yang lagi hot akhir-akhir ini, mungkin banyak ustadz membicarakan topik yang sama di forum-forum pengajian, dengan sorak ramai orang-orang Indonesia, khususnya Javanese people memperingati tahun baru hijriyah. ?1 Suro?? mungkin kedengarannya aneh jika Nabi dan para sahabat mendengar perayaan 1 Suro. Emangnya apanya yang dirayakan?? Belum lagi ditambah ritual-ritual yang tak masuk akal. Kok mereka suka hal semacam ini? Mungkin orang-orang Islam di Indonesia sekarang pengamalan Islamnya hanya memperingati hari-hari besar Islam kalee. MUNGKEEN? Memang benar tentang apa yang telah disabdakan Nabi, yang kurang lebih mafhumnya ?Kamu akan mengikuti orang-orang yahudi dan nasrani sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta, dst??
Kalau orang-orang Indonesia jaman sekarang (terlepas apakah itu orang Islam atau bukan), budayanya memperingati tahun baru atau hari-hari besar lainnya. Bagi kebanyakan orang Islam karena merasa mempunyai tahun baru Islam maka mereka nggak mau kalah, ?Hari besar Islam harus diperingati dong!! apalagi tahun baru Islam??! jelas?! jaman sekarang budayanya kan kalau ada hari yang istimewa diperingati???!! tahun baru masehi saja diperingati kok, mosok tahun baru Islam enggak??! He he jangan salaaa?hh?, Ups! sorry? mungkin ada yang beranggapan demikian.
Mmm? mungkin cara pikir semacam inilah yang sekarang sedang menjamur diberbagai kancah daerah-daerah di Indonesia, khususnya masyarakat jawa. diberbagai media telah diberitakan pada hari itu. Mereka merasa bangga dengan mempunyai moment-moment dalam Islam, tapi kurang tahu atau bahkan tidak tahu apa hakikat ajaran Islam yang terkandung didalamnya. Kalau dikasih tahu ee? malah ngasih tahu?! Mmm? boleh cerita dikit ya? Ada seorang cucu menasehati neneknya, ?Nek, mau kemana? Malam-malam gini nggak usah keluar? apalagi lihat kebo!!???, Sang nenek menjawab, ?Suka-suka dong! apa urusan lo?!, so what gitu lhooh!!? Hmm? nenek macam apa ini? CUMA cerita? boleh ditabayyunkan? ^ ^
Tanpa disadari mereka telah mengikuti budaya-budaya yahudi dan nasrani meski berkedok Islam. Mereka telah terbawa arus pola pikir yang ditunjukkan dengan sikap tidak mau kalah dalam hal yang gitu-gitu... ibaratnya dipancing kepancing atau? kurang tepatnya kutuk marani sundhuk
Tapi ya? monggo, Indonesia kan Negara demokrasi??!! Melindungi hak azazi? Kalau mau terus-terusan memperingati hari-hari besar dan sebagainya ya, bersiaplah untuk menjadi masyarakat yang ???!!??!!. Salam senyum?^ ^
RAMADHAN... SEBENTAR LAGI
Sebuah Resensi
Narasi Seorang Pemimpin
Mengapa Aku Memilih Dia
PALAMTA TOUR DE NGANJUK
TABU YANG TERLUPAKAN....
Liku Liku Kehidupan
Bekerja sama-lah!
Untuk Semua Ibu dan Calon Ibu......
JEC bersama dalam Iedul Adha
Lihat Lebih Dekat
pengajian bantul
sajak
ISIAN GELOMBANG I (Tafsir Al-Baqarah ayat 67 - 71
Asrama Mahasiswa
AWas LOCH ada virus MERAH JAMBU!
Bekasi Ceria, Korea Gembira
pengalihan paradigma
Kudanya Pengembara
Thanks To My Parent
terdapat 3 komentar untuk tulisan ini
1 | Rabu, 16 Januari 08
nurul
betul...!!
mbak, cerita itu betul apa ngga' ya...?aku sendiri binun... he he he...mau di bawa ke mana negara kita kalau agamanya saja tidak kuat..?? ya thow..
2 | Rabu, 16 Januari 08
nurul
betul...!!
mbak, cerita itu betul apa ngga' ya...?aku sendiri binun... he he he...mau di bawa ke mana negara kita kalau agamanya saja tidak kuat..?? ya thow..
3 | Ahad, 27 Januari 08
hafidzah
pertanyaan itu menjadi bagian dari masing-masing pribadi untuk menjawabnya.ok?
soal cerita itu.. Emm..cuma karangan saja!he he
Menuju ke Form